HUTAN JATI MUNA HANCUR, TANGGUNG JAWAB SIAPA

Posted: Januari 14, 2011 in Uncategorized

Keberadaan kawasan hutan jati di kabupaten Muna kini terus mengalami kehancuran, bahkan beberapa kawasan hutan yang dulu menjadi kebanggaan masyarakat muna, juga sudah habis di jarah oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, yang tersisa hanyalah tunggak-tunggak sisa hasil penebangan. Dari persoalan ini muncul pertanyaan, mengapa hutan jati di kabupaten Muna, hancur??? Lalu siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan hutan jati di pulau Muna ??? Selama ini masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan jati sering kali di jadikan kambing hitam atas kerusakan jati di sekitar tempat tinggal mereka. Bila asumsi ini benar, maka warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan sudah memiliki deposit uang yang banyak atau dalam arti kata, tingkat kesejahteraan mereka, jauh lebih layak dari apa yang ada saat ini. Artinya bahwa tingkat kesejahteraan warga yang tinggal di kawasan hutan jati muna, justru hidup dalam kemiskinan. Lalu siapa yang paling di untungkan atas habisnya hutan jati di Muna, sebab jumlah penerimaan pemerintah dari sector kehutanan, tidak jauh berbeda dengan kontribusi pendapatan dari sector lainnya, bahkan bisa dibilang kontribusinya sangat kecil. Lantas dimana peran dan tanggung jawab pemerintah khususnya Dinas kehutanan?? Atau jangan-jangan, ada oknum aparat atau pejabat yang terlibat di dalamnya??? Kemungkinan ini bisa saja terjadi, sebab aroma dugaan keterlibatan oknum aparat yang berkolaborasi dengan oknum pejabat sangat menyengat. Hal ini dipertagas dengan hancurnya kawasan jati yang ada di sekitar posko atau kantor milik pemerintah sendiri. Memang sangat ironi, di tengah banyaknya komoditi jati, warga yang tinggal di sekitar kawasan sama sekali tidak mendapatkan untung, bahkan mereka hanya menjadi obyek yang paling di salahkan. Namun, terlepas dari permasalahan ini, pemerintah dan masyarakat di kabupaten Muna mestinya sudah mengambil langkah-langkah untuk menyelamatkan keberadaan hutan jati yang kini sudah menjadi tanah lapang. Sebetulnya sudah ada beberapa pendekatan yang bisa di tempuh pemerintah dan masyarakat untuk menyelamatkan dan mempertahankan keberaaan jati di Muna, karena pemerintah melalui kementrian kehutanan sudah memprogramkan konsep hutan tanaman rakyat atau HTR. Dimana setiap individu atau kelompok bisa mendapatkan izin mengelola kawasan hutan kritis untuk menjadi tempat budidaya tanaman jati. Sehingga dengan konsep ini warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan bisa menikmati dan mendapatkan untng dari apa yang dilakukan. Namun demikian semuanya terpulang pada pemerintah kabupaten Muna sendiri, apakah warga yang sudah memiliki kepedulian untuk menyelamatkan hutan jati, bisa lebih mudah mendapatkan izin. Pemerintah dan masyarakat di Muna pasti tidak menghendaki, monument atau tugu jati yang berdiri tegak di pusat kota hanyalah monument sejarah untuk mengenang kepunahan habit jati. TETAPLAH BERPIKIR KRITIS DAN MERDEKA SALAM LESTARI

Komentar
  1. andi tenri mengatakan:

    Rusaknya hutan jati di Muna hanyalah sebuah konsekuensi dari sebuah kondisi pengelolaan sumberdaya alam yang carut-marut, di mana dalam interaksi para aktor terkait dengan penyelenggaraan kehutanan,baik dari penduduk sekitar hutan, aktor negara atau pemerintah setempat, aktor LSM, termasuk juga pengusaha, hampir semuanya berorientasi kepada kepentingan apa yang diperoleh dari penyelenggaraan kehutanan seperti itu.

  2. iskandar kasim mengatakan:

    sya spakat dgan pendapat anda. apalagi program perbaikan lingkungan seperti GERHAN, yg di jalankan pemerintah cenderung menggunakan pendekatan proyek yg berorientasi pada keuntungan sja.

  3. sobur mengatakan:

    apa betul di perkebunan jati muna ada vw?
    barangkali ada foto2ny?
    terima kasih

    • iskandar kasim mengatakan:

      foto2nya ada, hnya tdk di tampilkan

      • Undang AS mengatakan:

        Bapak Iskandar Kasim yth, Terima kasih banyak atas kebaikannya telah membalas email saya. Bapak punya foto2nya? bagaimana sebaiknya ya pak? terima kasih undang

      • iskandar kasim mengatakan:

        mhon maaf, sya hnya punya rekaman video. tuk mncari solusinya, hemat sya hrus d mulai dri komitmen bersama antara pemerintah stempat dgn masyarakat maupun LSM. d sana beberapa kelompok masyarakat sdah melakukan budidaya tanaman jati d kebun milik sndiri. mdah2an ini bsa brjalan baik.

      • Undang AS mengatakan:

        oh maaf pak ,,,, yang dimaksud adalah foto2 mobil VW yang pernah ada disana walaupun sekarang sudah berupa rongsokan. terima kasih

        Pada tanggal 29/10/12, Iskandar Kasim’s Blog

      • sobur mengatakan:

        oh ada foto2nya? boleh saya melihatnya pak?
        terima kasih

  4. RUSLY mengatakan:

    hentikan pertambangan di KABAENA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s