RAPOR MERAH PEMERINTAH KOTA KENDARI

Posted: Mei 5, 2012 in Uncategorized

Sejak berlakunya undang-undang otonomi daerah nomor 32 tahun 2004, pemerintah kabupaten kota dan provinsi semakin leluasa mengurus dan menjalankan roda pembangunan. Dalam konsep otonomi daerah ini, pemerintah daerah di tuntut lebih kreatif untuk mendorong tercapainya satu system pemerintahan yang bisa mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Birokratisasi yang selama rezim orde baru begitu sulit, kini semakin mudah dan semakin dekat dengan masyarakat. Pemerintah pusat yang semula memiliki kewenangan penuh untuk merumuskan atau menentukan arah dan kebijakan pembangunan daerah, telah berganti dan memposisikan diri sebagai wasit untuk mengontrol dan mengawasi setiap pelaksanaan program pembangunan.

Konsep otonomi daerah ini pada satu sisi merupakan sebuah konsep yang di dorong untuk menciptakan suatu kemandirian daerah, namun pada sisi lain, konsep otonomi ini juga merupakan suatu ujian untuk mengukur sejauh mana kemampuan atau kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dilaksanakan oleh masing-masing daerah, sebagaimana di atur dalam Peraturan Pemerintah nomor 6 tahun 2008 tentang pedoman evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Setiap kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah akan di nilai dan di evaluasi oleh pemerintah pusat melalui kementrian dalam negeri.

Dalam hasil evaluasi dan penilaian yang di tuangkan melalui sebuah keputusan Mentri dalam negeri nomor 100-279 tertanggal 20 april tahun 2012 tentang penetapan peringkat dan status kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah terhadap laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2010, kinerja penyelenggaraan pemerintahan Kota Kendari  berada di peringkat paling akhir dari 86 total jumlah wilayah kota di Indonesia, sedangkan tetangga kita Kota Bau-bau justru berada di posisi ke 68 dari 86 kota di Indonesia. Sementara untuk tingkat kabupaten, dari 346 kabupaten di Indonesia, kinerja penyelenggaraan pemerintahan paling buntut diberikan kepada pemerintah kabupaten Konawe Selatan, menyusul kabupaten Bombana di peringkat ke 345.

Pemberian peringkat usai penilaian dan evaluasi atas kinerja seluruh pemerintah kabupaten kota dan provinsi di Indonesia ini tentunya bukan tanpa dasar serta jauh dari intervensi kepentingan, terlebih lagi indicator penilaian yang digunakan meliputi seluruh aspek, mulai pengelolaan keuangan APBD, pelayanan public sampai pada tingkat kepuasan masyarakat, proses penilaiannya pun melibatkan 10 Kementrian.

Kita tidak bisa pungkiri, bahwa sebagian masyarakat yang tinggal di kota Kendari tetap menganggap apa yang dilakukan pemerintah sudah sesuai dengan tuntutan dan keinginan masyarakat yang di tandai dengan beberapa indicator keberhasilan kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, namun kita juga tidak bisa menutup mata, bahwa capaian kinerja tersebut secara akumulasi, ternyata masih sangat jauh tertinggal dibanding dengan capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang ada di kota-kota lain di Indonesia.  Jangankan untuk membandingkannya dengan beberapa kota yang ada di Sulawesi selatan atau di daerah jawa, untuk di sandingkan saja dengan Kota tentangga kita Bau-bau, Kinerja penyelenggaraan pemerintahan kota Kendari justru masih lebih rendah, terbukti kementrian dalam negeri menempatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah kota Bau-bau di posisi ke 68 dari 86 kota di Indonesia.

Memang, kinerja paling buntut ini sulit untuk kita terima, terlebih lagi jika dilimpahkan sepenuhnya kepada pemerintah kota, sebab selain karena pemerintah kota sudah cukup berupaya menunjukan kinerja terbaiknya untuk melayani masyarakat, persoalan ini juga dibentuk oleh rendahnya kinerja anggota DPRD Kota Kendari untuk menjalankan fungsi pengawasan, fungsi legislasi dan fungsi budgeting mereka.

Namun terlepas dari persoalan tersebut, kita hanya berharap, capaian kinerja buruk ini bisa menjadi cambuk sekaligus menjadi bahan koreksi dan evaluasi untuk perbaikan kinerja penyelenggaraan pemerintahan kota Kendari di tahun berikutnya.

SALAM LESTARI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s