CATATAN REFLESI MENUJU 2013

Posted: Januari 4, 2013 in Uncategorized

Time is Money adalah sebuah istilah yang mengandung prinsip hidup untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin saat mengawali rutinitas kita di awal tahun 2013. Komitmen, optimis, semangat dan motivasi untuk mengejar mimpi dan ambisi menjadi sebuah kekuatan besar yang di harapkan mampu menjawab semua keinginan yang sudah di rencanakan sebelumnya. Namun yang jadi masalah sekarang, sejumlah orang terkadang menghalalkan berbagai macam cara untuk mendapatkan tujuan hidup mereka, alhasil manipulasi, tipu daya, korupsi, kolusi, nepotisme bahkan kekerasan menjadi pilihan saat diperhadapkan dengan sebuah kenyataan hidup yang sulit di terima.

Jika berkaca pada peristiwa yang terjadi sepanjang tahun 2012 lalu, cara-cara seperti ini masih menjadi pilihan hidup yang cukup banyak dilakukan masyarakat kita, ada yang rela mencuri atau merampok untuk sekedar mendapatkan uang atau barang secara instant, ada yang nekad menjadi kurir atau pengedar narkoba untuk mendapatkan uang, ada yang berani memanipulasi untuk sekedar mendapatkan keuntungan besar, ada yang terpaksa korupsi untuk sekedar memenuhi nafsuh serakah mereka, bahkan tidak sedikit pula, ada yang rela menjual diri untuk sekedar mendapat uang secepat mungkin.

Yang mengherankan kita adalah, prilaku seperti ini, cenderung dilakukan oleh sebagian mereka yang berkecukupan secara materi, dan hanya sebagian kecil saja yang terpaksa melakukan karena dorongan kebutuhan hidup. Artinya bahwa pilihan hidup yang sesat ini hanyalah bentuk ketidakpuasan untuk menutupi keserakahan dan foya-foya yang selama ini menjadi godaan hidup di dunia.

Pertanyaannya kemudian, apakah cara-cara seperti ini masih tetap di pertahankan dan menjadi pilihan untuk mendapatkan uang di tahun 2013??? Jika demikian, apakah sudah tidak ada cara-cara halal yang lebih terhormat untuk mendapatkan peluang-peluang baru yang lebih menguntungkan??

Memang disadari, jumlah lapangan kerja yang tersedia di provinsi Sulawesi tenggara saat ini belum sebanding dengan jumlah angkatan kerja yang tersedia, artinya bahwa, jumlah pengangguran di daerah kita masih berada pada posisi yang cukup tinggi di banding daerah lain di Indonesia. Berdasarkan data yang dilansir di sejumlah media local dan media nasional, jumlah pengangguran di Sultra pada keadaan bulan Mei 2012 mencapai 34 ribu orang, jumlah ini meningkat jika di banding pada keadaan tahun 2011.

Jika mencermati peluang investasi yang berdampak pada terbukanya lapangan kerja baru di provinsi Sulawesi tenggara cukup terbuka lebar, seperti investasi di sector perkebunan dan pertambangan, hanya saja untuk sector pertambangan, tingkat kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja sangat minim, jauh berbeda jika di banding dengan sector pertanian yang identik dengan sector padat karya yang sudah barang tentu banyak menyerap tenaga kerja.

Menurut amatan kami, terbatasnya peluang lapangan kerja baru di provinsi Sulawesi tenggara dapat saja di atasi sepanjang pemerintah punya kemauan besar untuk mengoptimalkan keberadaan pusat-pusat pelatihan kerja untuk membina dan mengembangkan keterampilan masyarakat agar bisa menciptakan lapangan kerja baru, selain itu pemerintah juga harus meningkatkan peran sekolah-sekolah kejuruan yang saat ini mulai bergeliat di daerah Sultra.

Kini kita sudah memasuki tahun 2013, ada tidaknya peluang lapangan kerja baru semuanya tergantung pemerintah daerah. Sebagai masyarakat Sultra hanya bisa berharap agar di tahun 2013 yang di yakini banyak membawa keberuntungan benar-benar menjadi tahun keberuntungan bagi mereka yang selama ini mungkin belum beruntung. Masyarakat Sulawesi tenggara juga pasti sangat berharap agar segala tipu daya, manipulasi, korupsi, kolusi, dan nepotisme tidak lagi menjadi pilihan terpaksa untuk mendapatkan keuntungan materi. Time is money hanyalah slogan semu yang cenderung menjebak kita untuk mengabaikan nilai-nilai ibadah yang kelak menjadi bekal untuk menjalani kehidupan abadi.

TETAPLAH BERPIKIR KRITIS DAN MERDEKA

SALAM LESTARI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s